Senin, 12 Oktober 2015

Menjelajah isi dunia di museum angkut Kota Malang

Ingin mengetahui sejarah transportasi mulai jaman dahulu sampai sekarang sambil berwisata? Museum Angkut di Kota Batu adalah jawabannya.

Museum Angkut yang masuk dalam wilayah Malang ini baru dibuka bulan Maret 2014, merupakan satu-satunya museum di Asia Tenggara yang membawa tema transportasi. Di museum ini anda akan mengetahui sejarah transportasi serta jenis-jenis transportasi di tiap negara. Selain itu tempat ini sangat cocok bagi yang suka berfoto di depan replika bangunan yang terkenal di seluruh dunia.

Ada beberapa zona di Museum Angkut ini yang dilengkapi dengan ornamen serta bangunan khasnya yaitu:museum angkut malang jawa timur.
1. Zona Edukasi

2. Zona Sunda Kelapa

3. Zona Jepang

4. Zona Uni Eropa

5.Zona Holywood

6.Zona Gangster & Broadway

Simak tempat wisata Pulau Jawa lebih lengkap di
http://wisata.javaindonesia.org

Jumat, 28 Agustus 2015

Sejuknya Udara Di Telaga Sarangan

Alternatif tujuan wisata selain objek wisata pantai, museum, dan air terjun yaitu wisata alam Telaga Sarangan yang berada di Pulau Jawa. Telaga ini berada di perbatasan antara Provinsi Jawa Tengah dengan Jawa Timur, berjarak sekitar 16 Km ke arah barat Kota Magetan. Bernama Telaga Sarangan, karena telaga ini berada di Desa Sarangan. Namun Telaga Sarangan dikenal juga dengan nama Telaga Pasir.

Telaga Sarangan, Magetan, Jawa TimurTelaga Sarangan merupakan telaga yang terbentuk secara alami yang berada di lereng Gunung Lawu. Telaga ini memiliki luas sekitar 30 Hektar dengan kedalaman sekitar 28 Meter. Telaga Sarangan berada di ketinggian sekitar 1000 Meter di atas permukaan laut, dengan suhu 18 – 23 derajat celcius. Karena letaknya tersebut, mata Anda akan dimanjakan dengan panorama keindahan serta kesejukan udara Telaga Sarangan. Telaga dan pegunungan Sidoramping lereng Gunung Lawu merupakan perpaduan yang pas sebagai tempat wisata dan memberikan kesan tenang dan damai bagi siapa saja yang berkunjung ke tempat ini.
Objek Wisata

Pertama kali Anda menjejakkan kaki di telaga ini, Anda akan menjumpai pemandangan dengan hamparan air dengan latar belakang Gunung Lawu. Hijaunya pepohonan di sekitar telaga dan bukit-bukit yang mengelilingi telaga, membuat mata Anda menjadi sejuk dan memberikan kesan tenang di dalam pikiran Anda. Hembusan angin sepoi-sepoi nan dingin, menjadikan hati terasa damai.

Sarangan, MagetanDi objek wisata Telaga Sarangan, Anda dapat melakukan berbagai macam kegiatan yang dapat menghilangkan kepenatan. Bagi Anda yang hobi petualangan, Anda dapat menjelajah hutan pinus di lereng pegunungan di sekitar telaga. Anda juga dapat menunggang kuda, berkeliling di sekitar Telaga Sarangan. Jika Anda masih belum puas, Anda bisa menyusuri Telaga Sarangan dengan menggunakan becak air, perahu, ataupun speedboat.

Terdapat even yang digelar sekali dalam setahun. Yaitu Ritual Labuh Sesaji atau melarung tumpeng. Ritual yang digelar merupakan  bentuk syukur atas berkah yang diberikan oleh Sang Pencipta. Ritual ini biasanya diadakan pada hari Jumat Pon, bulan Ruwah dalam kalender Jawa.

Setelah Anda lelah mengelilingi Telaga Sarangan, kini waktunya untuk memanjakan perut Anda. Anda bisa menikmati makanan khas pegunungan, yaitu sate kelinci. Selain sate kelinci, Anda bisa menikmati makanan desa yang bergizi, yaitu nasi pecel dengan berbagai macam gorengan sebagai pendampingya.

Kamis, 13 Agustus 2015

Tugu Khatulistiwa, Tugu Tanpa Bayangan Kalimantan Barat

Kesempurnaan letak Tugu Khatulistiwa  pada titik lintang 00 yang membelah bumi secara horizontal menjadi bumi bangian utara dan bumi bagian selatan  menciptakan sebuah peristiwa alam yang menakjubkan, yaitu, saat terjadi kulminasi matahari tepat berada di garis khatulistiwa. Pada saat itulah bayangan tugu dan benda disekitarnya menghilang selama beberapa saat.

Momen dimana bayangan tugu dan benda disekitarnya menghilang saat matahari tepat berada pada titik lintang 00 hanya terjadi  dua kali dalam setahun, yaitu pada tanggal 21-23 Maret dan 21-23 September. Jadi, jika anda ingin berkunjung dan menyaksikan secara langsung terjadinya kulmunasi matahari atau anda ingin merasakan berdiri tanpa banyangan anda dapat mengatur jadwal disela-sela kesibukan anda mulai sekarang.

Keunikan kulmunasi matahari inilah yang membuat Tugu Khatulistiwa menjadi salah satu ikon Kalimantan khususnya Kalimantan Barat yang sangat terkenal di berbagai belahan dunia, keunikan tugu khatulistiwa kemudian disempurnakan oleh Pemerintah Kota Pontianak dengan mendaftarkan Tugu Khatulistwa ke UNESCO agar lebih dikenal oleh dunia.

Tugu Khatulistiwa dibangun oleh ahli geografi dari belanda yang melakukan ekspedisi pada tahun 1928.
Pada bagian atas tugu khatulistiwa terdapat dua buah lingkaran sebagai tanda yang membelah bumi secara horizontan dan vertical, dengan diameter 2,11 Meter bertuliskan “EUENAAR”.

Bagian tengah lingkaran terdapat sebuah anak panah penunjuk arah dengan mata panah menghadap ke barat. Anak panah ini memiliki panjang sekitar 2,15 meter. Di bawah panah terdapat tulisan "1090 20’ OlVGR" yang menunjukkan letak tugu itu berdiri pada garis bujur.
Bangunan Tugu Khatulistiwa telah melalui beberapa tahap renovasi sejak pertama kali dibangun.  Renovasi yang dilakukan pada tahun 1930 menjadikan tugu ini semakin besar dengan tinggi 4,4 Meter dan di sokong dengan 4 kayu ulin atau kayu besi khas Kalimantan, yang masing masing tonggaknya berdiameter 0,30 meter.
Kalimantan kapan ya bisa Traveling kesana...

Sabtu, 25 Juli 2015

Legenda Wisata Pulau Kemaro Di Palembang Sumatera Selatan

Inilah salah satu potensi wisata Palembang. Pulau Kemaro mempunyai cerita yang unik sepanjang tahunnya. Pulau ini tidak pernah banjir ataupun digenangi air walau sungai musi sedang pasang, ini sebabnya pulau ini disebut Pulau Kemaro. Ada legenda menarik seputar pulau ini.

Inilah salah satu potensi wisata Palembang. Pulau Kemaro mempunyai cerita yang unik sepanjang tahunnya. Pulau ini tidak pernah banjir ataupun digenangi air walau sungai musi sedang pasang, ini sebabnya pulau ini disebut Pulau Kemaro. Ada legenda menarik seputar pulau ini. Di Pulau ini terdapat Pagoda yang menjulang tinggi dan kelenteng yang usianya sudah ratusan tahun. Pulau ini menjadi pusat Cap Go Meh bagi umat TriDharma. Namun sejak beberapa tahun lalu, banyak juga yang tidak merayakan Cap Go Meh ikut mengunjungi pulau ini di saat hari Cap Go, karena semua angkutan sungai dan darat disediakan oleh panitia secara gratis. Juga adanya hiburan musik serta wayang. Kalau Cap Go Meh, pulau ini dikunjungi tidak hanya turis lokal, tapi juga dari mancanegara seperti Malaysia dan Singapura.


Untuk mengunjungi pulau Kemaro ini ada beberapa jalur yang bisa ditempuh. Legenda pulau Kemaro ini sendiri berawal ketika terjadi pernikahan antara Putra dari Cina yang ingin akan menikah dengan putri kerajaaan Palembang, beberapa ratus tahun yang lalu. Bagaimana kisah lengkapnya? Datang saja langsung ke Pulau Kemaro ini, sekaligus menikmati wisatanya, bukan hanya dengar ceritanya.

Senin, 29 Juni 2015

Membelah Hutan Dengan Wisata Susur Sungai Kahayan

Objek wisata alam saat ini masih banyak digemari oleh para wisatawan. Pasalnya, pemandangan yang dihadirkan secara natural dan bentangan alam nan indah merupakan teka-teki yang  menjadi daya tarik tersendiri. Belum lagi, lukisan alam sebagai hadiah terindah dari tuhan ini dihadirkan dengan sensasi yang berbeda juga merupakan hal yang tidak boleh dilewatkan begitu saja. Salah satunya adalah kegiatan menyusuri sungai dengan suguhan pemandangan yang belum pernah anda lihat sebelumya. Kalimantan yang merupakan paru-paru dunia karena hutannya dan menjadi pulau dengan sebutan seribu sungai ini memiliki wisata yang sangat menarik dan khas, Susur Sungai Kahayan itulah sebutannya.  Dari namanya saja sudah bisa kita tebak, bagaimana serunya kegiatan menyusuri sungai yang ada di Kalimantan tengah ini.

Sungai Kahayan adalah salah satu sungai terpanjang di Pulau Kalimantan. Memiliki luas mencapai 81,648 km2, panjang 600 km, lebar 500 meter dan kedalaman mencapai hingga 7 meter. Sungai yang membelah Kota Palangkaraya ini juga biasa disebut dengan sungai Biaju Besar atau sungai Dayak Besar. Sungai Kayahan memiliki bentuk yang sangat unik karena ia terlihat seperti teluk yang menjuruk kedalam. Alur sungainya dalam, sendimentasi dimulut sungai menyebabkan pendangkalan dikeliling sungai. Namun, bukan hanya uniknya saja yang membuat wisata susur sungai ini menarik, melainkan pemandangan disekitar sungai serta suasana kehidupan suku Dayak yang akan direkam oleh mata anda.

Penasaran bagaimana Kalimantan akan membuat anda terkagum-kagum dengan keindahan pemandangan pinggir sungainya ?
Membelah suasana hutan bergambut dan berlayar diatas sungai dengan air yang jernih dan terkadang berwarna coklat kehijauan khas air sungai merupakan wisata yang tidak bisa ditemukan disembarang tempat. Ada beberapa rute yang ditawarkan oleh pengelola wisata sungai Kahayan ini, namun  rute menuju Pulau Kaja adalah yang paling digemari oleh pengunjung. Dalam rute ini, perjalanan dimulai dengan suguhan pemandangan rumah-rumah apung warga disekitar sungai yang masih sangat sederhana dan berbeda dengan pemukiman di kota besar. Banyaknya kelotok-kelotok milik warga yang sedang beraktifitas juga akan menambah keeksotikan sungai Kahayan. Sepanjang perjalanan menuju Pulau Kaja yang merupakan tempat konservasi oranguatan Nyaru Menteng. Diarea wisata ini biasanya peserta susur sungai diperbolehkan masuk dengan waktu yang telah ditentukan. Didalam Nyaru Menteng anda bisa melihat berbagai macam binatang khas Kalimantan seperti Macaca Fascicularis  yaitu monyet abu-abu ekor panjang yang bergelantungan dan berlompatan di antara pepohonan, uwa-uwa, lutong, biawak dan juga bekantan.

Setelah mampir di Pulau Kaja, perjalanan dilanjutkan ke Makam Keramat yang didalamnya terdapat Sapundu yaitu tiang untuk mengikat hewan kurban saat upacara tiwah ( Upacara kematian ) dan tempat pengumpulan tulang belulang masyarakat suku Dayak.
Dalam perjalanan susur sungai ini, anda juga bisa melihat jenis kayu khas penghuni hutan Kalimantan seperti kayu ulin, kayu balngeran.

Kamis, 11 Juni 2015

Pasar Hongkong Singkawang Kalimantan Barat

Kota Singkawang yang dikelilingi Gunung Poteng, Gunung Sakok serta Gunung Pasi dan Laut Natuna serta masyarakat Tionghoa yang hampir mencapai 70% menjadikan kota singkawang sangat indah dan unik untuk di kunjungi.

Seperti julukannya yaitu Kota Amoy, Kota Seribu Kuil benar-benar menegaskan bahwa kota ini merupakan kota dengan budaya China yang kental.

Selain terkenal karena kerjainan Keramik Naga, Di salah-satu tempat, tepatnya di Jalan Setia Budi dan sekitarnya, terdapat banyak toko-toko yang berfungsi seperti pasar penduduk setempat. Pasar yang terkenal dengan sebutan “Pasar Hongkong”.

Pasar ini dinamakan Pasar Hongkong karena kemiripannya dengan Hongkong, baik itu karena orang-orang yang berjualan di dominasi oleh etnis keturunan China hingga makanan-makanan yang di jajakan pun kebanyakan khas Tionghoa.

Pada siang hari di sepanjang jalan ini, suasana pertokoan yang menjual berbagai hal akan menjadi sajian utama ketika anda berkunjung atau sekedar lewat di Jalan Setia Budi. Tetapi, semua itu akan berubah pada saat senja datang. Toko-toko dan kesibukan siang hari akan berubah menjadi lebih semarak pada malam hari dengan aneka gerobak penjaja makanan berbaur dengan pasar rakyat serta pertokoan modern penjaja barang elektronik, lampu listrik dan lampion serta lampu petromak menjadi penghias suasana malam di Pasar Hongkong.

Sebagai sebuah tempat yang menawarkan hampir semua jenis kuliner khas Tionghoa seperti Chinesse Food, Bakso, Martabak, Choi Pan (isi mang kanga atau bengkuang, isi khai choi atau sayuran serta isi cuk sun atau rebung), Bakmie, Kwetiau, Cap Cay hingga makananan rakyat seperti Nasi Campur Singkawang, Tahu dan Bubur Tahu khas Singkawang.

Pasar Hongkong sering kali dijadikan tujuan melepas lelah, dahaga dan lapar oleh mereka-mereka yang lelah setelah seharian berjalan-jalan mengunjungi berbagai objek wisata di Kota Singkawang, atau sebagai tempat melewati malam dan bercengkerama dengan teman-teman dan sahabat sambil menikmati suasana malam di Pasar Hongkong.

Pasar hongkong berpusat di Jalan Setia Budi maupun Jalan Bawal, Kota Singkawang, Kalimantan Barat. Pasar Hongkong beroperasi atau buka mulai sore hari setelah toko-toko tutup, hingga menjelang dini hari.

Selasa, 09 Juni 2015

Sun Bear Menghisap Madu Di Kalimantan

Kalimantan dengan deretan dan kelebatan hutan tropisnya yang menyimpan segudang flora dan fauna seolah tidak pernah berhenti menghadirkan kejutan-kejutan yang mengembirakan. Salah satunya adalah dengan keberadaan Sun Bear (Beruang Madu) di wilayah Kalimantan.

Tak Hanya di Kalimantan Sun Bear Juga dapat anda temukan di beberapa tempat di dunia, untuk wilayah Indonesia anda dapat menemukan Sun Bear di Kalimantan dan Sumatera.

Sun Bear atau Malayan Sun Bear, bahasa latinnya Helarctos Malayanus dikenal dengan sebutan “Beruang Madu” di Indonesia, Beruang Madu merupakan beruang dengan ukuran badan terkecil dari beruang-beruang yang ada dibelahan bumi manapun.
Nama Sun Bear atau Malayan Sun Bear di ambil dari bentuk tanda di dada dan sekitar leher dari beruang ini yang menyerupai matahari terbit, itulah sebabnya beruang ini di beri nama Sun Bear. Sedangkan nama Beruang Madu yang akrab digunakan oleh orang Indonesia di ambil dari kebiasaan si Beruang yang gemar meminum madu, walaupun madu bukanlah satu-satunya makan beruang ini.

Beruang Madu saat ini mendekati kepunahannya, spesies beruang ini adalah spesies yang di lindungi dan merupakan satwa langka. Oleh IUCN Red List atau Daftar Merah IUCN atau dikenal juga dengan Red Data List adalah sebuah organisasi internasional untuk menetapkan standar daftar spesies upaya penilaian konservasi, Sun Bear merupakan salah satu spesies yang masuk ke daftar Red Data List dengan status Vulnerable (Rentan).

Beruang Madu dewasa memiliki panjang tubuh sekitar 1-1,5 meter dengan berat Beruang Madu Jantan mencapai 75 kilogram, sedangkan Beruang Madu betina memiliki bobot yang sedikit lebih ringan. Dengan ukuran tubuh yang kecil dan bobot ringan inilah yang menyebabkan Beruang Madu (Sun Bear) mendapat predikat sebagai beruang terkecil di dunia.

Beruang Madu memiliki bulu (fur) berwarna hitam mengkilat dan memiliki tanda yang berwarna putih kekuningan dibagian dadanya yang berbentuk huruf “V” seperti matahari terbit. Seperti kebanyakan beruang pada umunya Beruang Madu memiliki kaki dengan kuku-kuku panjang dan tajam. Beruang yang terkenal dengan keahliannya memanjat ini memiliki bentuk kaki depannya menghadap ke dalam, tak heran jika inilah yang memudahkannya mencengkeram batang pohon untuk memanjat.